Study Banding Versus Magang

Posting ini terinspirasi dari entry-nya om dokter Cak Moki😀

Studi banding dengan magang jelas beda kan? Tapi ga tau kenapa, bos mama saya menganggap itu hal yang sama.

Mama saya tenaga fungsional peneliti di suatu Departemen. Setiap tahun beliau selalu menyusun Rencana Kerja untuk tahun berikutnya. Nah tahun kemaren itu mama bikin proposal untuk magang di Swiss selama 2 minggu, berhubungan dengan penelitian beliau tentang cokelat. Proposalnya disetujui, trus permohonan dananya juga dah oke.

Tapi tiba2, proposal itu direvisi sama bosnya mama. Perjalanan yang tadinya 2 minggu, dipadatkan hanya menjadi 5 hari, tujuan perjalanan berubah jadi ke Australia, judulnya diganti jadi Study Banding. Dana yang tadinya sejumlah sekian, dipotong menjadi tinggal sekian. Itupun perjalanan dari Makassar-Bali PP harus bayar sendiri.

Okelah, masih bisa diterima karna tetap masih ada kunjungan ke dua pabrik cokelat di Sydney dan Adelaide. Jadi berangkatlah mama saya dan rombongan (FYI, tadinya peneliti itu terbagi ke berbagai negara, tapi trus disatukan ke Australia, dan jumlah rombongan ditambah dengan pejabat struktural yang sebenernya ga punya kepentingan apa2).

Sampe Australi, ternyata perjalanan itu direduksi lagi menjadi cuman 3 hari. Wah makin meradang aja mama saya dan temen2nya.

 

Setau saya, kalo proposal dana  sudah disetujui, maka tujuan, jumlah dana dan jumlah orang sudah tidak bisa berubah lagi. Mama saya juga ga tau alesannya apa sampe perjalanan yang seharusnya lebih bermanfaat berubah menjadi sekedar jalan2 mengunjungi pabrik cokelat dan shopping sambil buru2 ngejar pesawat.

Jadi lebih bagus mana, Studi Banding yang hanya 5 hari tapi tidak menghasilkan ilmu apa2 selain hanya membandingkan kecanggihan teknologi antarnegara, atau Magang yang 2 minggu tapi hasil penelitiannya lebih berguna untuk perbaikan mutu cokelat di negeri sendiri?

 

Tapi sekali lagi, para petinggi itu kan lebih berkuasa ya :p

 

7 thoughts on “Study Banding Versus Magang

  1. udahlah mbies… itu kan biasa di departemen2. gak usah jauh2… nih gue kerja ama orang2 yg sibuk ngerjain proyek a b c d dst kelas ditinggal2… gpp. Gue ninggalin kelas krn anak sakit, sampai skrg dicela mulu=)) (ngga ada duitnye soalnya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s