Lagi, lagi, lagi, dan lagi.

Lagi, lagi, lagi, dan lagi.

cuman oknum?
media yang terlalu membesar-besarkan?
yeah rite.

ada updatenya. di sini.

23 thoughts on “Lagi, lagi, lagi, dan lagi.

  1. ya ampun, jangan dong mak, kasian….
    kita harus mengasihani mereka, bukannya malah menjerumuskan ke dalam sistem militer seperti yang di Akabri…
    sudahlah, ga usah dibahas lagi, ntar makin ngetop, kan kasian juga mereka menghadapi gegar budaya…

  2. ga pernah dimaki2 di blog sendiri ya mbak =))

    lagian kan GA SEMUA praja itu preman, masih banyak diantara mereka yang lebih bisa menahan diri dari segala perbuatan tercela dan kerumitan birokrasi….
    jgn pesimis gitu HANYA KARENA (beberapa dari) mereka BEBERAPA KALI menganiaya dan membunuh orang lain….

    *jgn salahkan kesinisan ini, salahkan saja gen yang mengalir dalam darahku!*

  3. ga pernah dimaki2 di blog sendiri ya mbak =))

    lagian kan GA SEMUA praja itu preman, masih banyak diantara mereka yang lebih bisa menahan diri dari segala perbuatan tercela dan kerumitan birokrasi….
    jgn pesimis gitu HANYA KARENA (beberapa dari) mereka BEBERAPA KALI menganiaya dan membunuh orang lain….

    *jgn salahkan kesinisan ini, ini semua salah gen!*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s