ASI yang masih sering dianggap ga cukup


Kenapa gue bahas ASI padahal merit aja blom?
Karna gue prihatin sama bayi-bayi kecil yang seharusnya berhak dapet ASI eksklusif, bukannya ASI campuran Susu Formula.

Jadi, tadi sore gue nengok temen yang baru ngelahirin anak kedua. Alhamdulillah bayinya sehat dan cantik, lahir normal dengan berat 3.5 dan panjang 50. Tapi kasihan dia, baru lahir hari Sabtu jam 11 malem tapi udah dapet susu formula. Alesan klasik ibunya: ASI-nya belom keluar dan takut ga cukup jadi dicampur susu formula.

3 tahun yang lalu, waktu dia ngelahirin anak pertama juga gitu. Walopun ASI-nya keluar, tapi masih dicampur dengan su-for, lagi-lagi katanya karna anaknya sering nangis kelaperan karna ASI-nya ga cukup.
Waktu anak pertamanya berumur 2 tahun, kemajuannya pesat banget. Udah apal rukun iman dan islam, hapal hurup A-Z, hapal ibukota Propinsi di Jawa, wah pokoknya takjub deh. Dan kalo ada yang muji, ibunya (dengan bangganya) ngomong: “Iyalah, susunya Nxxxxxxn Royal kok”
Lah, kok malah bangga anaknya pinter karna minum susu sapi, bukan dari didikan ortunya.

Dan gue nemu kasus ini bukan hanya pada satu-dua orang saja.

Ada temen gue yang anaknya baru 1 dan merasa ASI-nya ga cukup untuk anak cowoknya yang (katanya) sering nangis kalo ga ditambah susu formula.
Ada sodara gue yang ngelahirin caesar dan sejak awal bayinya langsung diminumin su-for oleh pihak RS.
Ada sahabat gue yang terpengaruh ibu dan mertuanya untuk memberikan pisang saat anaknya masih berumur 4 bulan karna (lagi-lagi) katanya ASI-nya ga cukup.
masih banyak kisah lain yang ga mungkin diceritain semua disini.

Oke gue belom punya anak.
Oke gue bahkan belom menikah.
Oke gue mungkin keliatan sok banget bahas ginian.

Tapi beneran, gue prihatin.

Ga tau apa ini salah dokter kandungan?
Ato salah Rumah Sakit bersalin yang sudah menjalin kerjasama dengan produsen su-for?
Ato salah produsen susu formula yang sangat gencar berpromosi meningkatkan kapasitas otak anak?
Ato salah orangtua yang ga cukup punya pengetahuan tentang ASI sebelom mereka melahirkan?
Ato sosialisasi tentang Inisiasi Menyusui Dini yang kurang bergaung di masyarakat?

Uhm, I don’t know.

Sekedar referensi, bayi punya cadangan makanan selama 2 x 24 jam setelah dia lahir.

bisa dilihat di sini, sini, dan sini.

7 thoughts on “ASI yang masih sering dianggap ga cukup

  1. Kedua anak saya hanya minum ASI sampai 2 tahun. Bahkan si bungsu sulit makan maka andalannya hanyalah ASI dan Alhamdulillah sehat-sehat saja walau tidak segemuk bayi yang disusui sapi (susu formula).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s