etika fashion yang (menurutnya) ga penting


suatu perbincangan antara gue dan seorang temen kuliah, kemaren sore.

dia: “gue habis ujian Depkeu tadi”
gue: “oh, oke, semoga lulus ya”
dia: “tapi tadi ada yang seru deh, ada peserta ujian yang ga dibolehin ikut sama pengawasnya”
gue: “lah, kenapa? ketauan nyontek?”
dia: “ga, diusirnya CUMAN karna dia pake jeans dan sepatu sandal”
gue: “yah itu mah wajar, lagian mo ujian kok pake jeans sama sepatu sandal. Emang salah dia itu mah”
dia: “tapi kan tes depkeu ga diadakan tiap taun yas, harusnya panitianya kasian dong, mosok cuman karna masalah baju aja ga boleh ikut ujian”
gue: “panitia-nya ga salah say, pesertanya aja yang geblek. itu sama aja lo ke kawinan temen lo pake piyama”
dia: “tapi toh bajunya masih sopan, bukannya pake tank top yang blewar blewer”
gue: “iya sih sopan, tapi jeans itu bukan celana formal yang bisa dipakai untuk ikut ujian penerimaan pegawai”
dia: “ah ga penting, sapa tau dia otaknya encer tapi ga keterima cuman karna jeans”
gue: “well. menurut gue dia ga cukup PINTAR untuk menentukan outfit yang akan dipakai untuk ujian”

19 thoughts on “etika fashion yang (menurutnya) ga penting

  1. ya mungkin di engga ada celana bahan yg formil gitu
    dan mungkin sepatu yg dia punya sudah sobek atau rusak dan yg bagus cuma sepatu sandal?
    mang yg kerja penampilan ya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s