35 weeks

Mulai degdegan. Masih kebayang rasanya sakit kontraksi hebat di dua lahiran sebelumnya.

Kemaren kan habis kontrol lagi tuh. Trus kok dokternya cepet banget USGnya, kayak keburuburu gitu. Saya juga sempet nanya tentang air ketuban dan plasenta tapi gak dijawab. Trus juga nyempetin nanya ke RS tentang rooming in. Mosok kata perawatnya, “ya kalo ibu mau ASI sih bisa aja kita usahakan rooming in, tapi kalo gak ya bayinya kalo malem dibawa ke ruang bayi” . Lhaaaa piye tho. Padahal ini RS swasta terbesar dan (katanya) terbaik di Bengkulu, je. Besok mesti ngeprint PP  ASI no 33 itu kayaknya. Gemes gini jadinya ih.

Satu yg masih jadi ganjelan juga adalah gimana Nala nanti kalo saya lahiran. Kayaknya emang mesti siap berjuang ngeden sendiri di ruang bersalin tanpa ditemani suami ini, soale Nala gak ada yang jagain kan.
Bismillaahirrahmanirrahim, insya allah bisa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s